Hati-Hati Penipuan Online Merajalela Jangan Sampai Anda Terperdaya

By Dj 13 Sep 2015, 11:31:35 WIBInformasi Publik

Hati-Hati Penipuan Online Merajalela Jangan Sampai Anda Terperdaya

MALANGKOTANEWS Penipuan secara online yang memanfaatkan media sosial (medsos) marak terjadi. Beragam akun menawarkan barang dengan harga murah menjadi "iklan" yang menggiurkan dan memancing keingintahuan pengguna me‎dsos yang membacanya. Hasrat ingin memiliki barang dengan harga murah merupakan kewajaran. Namun, sikap kritis, teliti dan hati-hati menjadi prinsip yang harus dipegang, agar jangan sampai tertipu.

Menjadi korban penipuan online merupak‎an pengalaman berharga bagi Sonya, nama panggilan mahasiswi perguruan tinggi di Kota Malang ini. "Saya jadi lebih berhati-hati, Ini pengalaman pertama saya kena tipu," ujar Sonya yang tidak bersedia disebut nama lengkapnya.
 
Sonya menjadi korban ‎penipuan online dari sebuah akun instagram yang menawarkan handphone merk apple iphone 6 dengan harga Rp 4 juta. "Sebenarnya yang cari iphone itu adik sepupu saya," ujarnya, Sonya harus merelakan uangnya Rp 2,7 juta disetor  melalui nomor rekening bank kepada orang yang mengaku bernama Galih.
 
Selama ini, Sonya mengaku sering berbelanja barang secara online dan tidak pernah mengalami masalah.   Ia kerap bertransaksi untuk membeli keperluannya sebagai wanita muda, seperti baju dan asesoris. Nilainya berkisar ratusan ribu rupiah. 
 
Ia memanfaatkan media sosial untuk mencari barang yang diingini. Akun facebook, instagram, line, menjadi media yang sering dikunjunginya untuk mencari barang. Demikian juga akun jual beli online yang kini marak ‎iklannya muncul di berbagai media massa, tak luput dari pantauannya. 
 
Ia juga menceritakan kasus penipuan yang hampir ‎menimpa temannya beberapa hari lalu. Ia mengisahkan teman SMA-nya mendapat surat yang isinya diterima kerja di salah satu perusahaan minyak terbesar dunia. Temannya diminta membeli tiket pesawat melalui sebuah agen perjalanan yang tertera dalam surat. 
 
"Saya bilang ke teman saya, nanti kalo kamu sudah transfer, pas kamu ke bandara, apa yang mau kamu tunjukin waktu check in," tutur Sonya. Kisah teman Sonya menjadi pelajaran baru. "Lucu ya, lowongan pekerjaan bisa jadi alat penipuan," celetuknya.
 
Kejadian yang dialami Sonya dan rekannya menjadi contoh dari maraknya kasus penipuan secara online. Pengalaman Sonya, Kasubbaghumas Polres Malang Kota AKP Nunung Anggraeni SH, berpesan," Agar lebih ber hati-hati, jika melakukan transaksi Online atau pemberian Hadiah dan sejenisnya, kalau perlu sebelum bertransaksi/mentransfer (uang) tanya yang sedetail-detailnya." ujarnya.
Write a comment

Ada 2 Komentar untuk Berita Ini

  1. Bawang dayak 22 Apr 2017, 07:36:45 WIB

    Ini warning buat kita yg suka belanja lewat jalur online untuk lebih berhati-hati,,

    mariakim 22 Jun 2017, 19:38:35 WIB

    Your blogs actually introduce new concepts to the world of technology. I personally recommend the students and researchers to refer your blogs to add something new to their information and knowledge.

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Brvbug

    adverse credit payday loans - http://paydayvrvi.org bad credit no payday loans <a ...

    View Article
  • Verhatry

    payday loans <a href="https://personalaae.org">personal loans ...

    View Article
  • Bukhatry

    payday advance <a href="https://personalaae.org">online personal ...

    View Article
  • Bezzoope

    debt relief companies <a href="https://loansbadnni.org">online payday ...

    View Article