Para Pelaku Pecah Kaca Selalu Mengawali Aksinya dari Bank

By Dj 03 Okt 2015, 09:41:58 WIBBerita

Para Pelaku Pecah Kaca Selalu Mengawali Aksinya dari Bank

MALANGKOTANEWS AI (25) dan HU (38), duo pencuri dengan modus pecah kaca yang berhasil ditangkap tim Buser Polres Malang Kota ternyata selalu mencari korban dalam bank, Ini diketahui setelah polisi melanjutkan pemeriksaan keduanya.

"Sebelum ber operasi mereka sewlalu berbagi tugas, gonta-ganti masuk ke dalam bank. Satu nunggu di luar, satu nunggu di dalam. Sementara yang lain menunggu di luar bank,selanjutnya juga ada yang mengawasi pergerakan calon korbannya ” kata sumber tersebut.

Sumber ini juga mengungkap aksi AI Cs yang merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamaan Pandaan Kabupaten Pasuruan yang mencuri uang puluhan juta rupiah di Jl Soekarno Hatta, Desember 2014, juga diawali dari Bank Jatim di Jl Jaksa Agung Suprapto.

Semula ia masuk ke dalam bank, mencari mangsa, lalu menentukan mangsa. Kala itu AI berpura-pura menjadi nasabah bank untuk mempermudah pengamatannya.

Selain Bank Jatim, sejumlah bank di Kota Malang juga mereka santroni guna mencari mangsa. Pengakuan keduanya dari puluhan kali mencari mangsa hanya lima kali yang berhasil, yang sampai membuahkan pencurian.

Walau demikian, lima pencurian kedua pelaku ini hanya satu kali yang menghasilkan. Pencurian itu berlangsung di Jl Soekarno Hatta. Angga dan Harun yang merupakan warga Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo mendapat bagian Rp 5 juta tiap orang dari hasil pencurian ini.

Sekadar diketahui, AI dan HU ditangkap polisi saat mencari korban di Bank Jatim, Jl Jaksa Agung Suprapto beberapa waktu lalu. Penangkapan ini berawal dari ketidaksengajaan polisi, yang mendapati dua pria mencurigakan masuk dalam bank.

Kedua pria yang kala itu berpakaian lusuh, dan mengenakan jaket kulit terlihat mengamati satu persatu nasabah yang mengambil uang. Kecurigaan itu menuntun polisi untuk menangkap mereka. Keduanya lalu dibawa pos terdekat untuk diperiksa, dan diketahui bahwa mereka masuk daftar buron polisi.

Penyidik itu menambahkan AI yang merupakan warga Desa Sumberejo, Kecamaan Pandaan Kabupaten Pasuruan ini diburu polisi lantaran mencuri uang senilai Rp 20 juta di Jl Soekarno Hatta, Desember 2014.

Kabag Humas Polres Malang Kota AKP Nunung Angraeni menambahkan komplotan Anga dan Harun berjumlah lima orang. Dari lima pelaku ini baru dua yang telah ditangkap. “Pelaku yang kami tangkap semuanya dari luar Malang,” kata Nunung.

Ada dugaan, seluruhh anggota komplotan ini berdomisili di luar Malang, Dugaan ini karena Angga dan HU sempat menuturkan hal tersebut ke polisi namun Nunung belum bisa membenarkan dugaan ini.

Keduanya memilih beraksi di Malang karena situasi Malang yang kondusif untuk beraksi. Selain itu, Malang juga memiliki banyak pintu keluar kota yang memudahkan mereka kabur seusai mencuri, “Saat ini kami masih memburu pelaku yang masih buron,” tambah Nunung

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • replica watches

    Chemical Laboratory - Developing various types of http://www.replicaonlines.me.uk ...

    View Article
  • replica watches uk

    Everyone familiar with Rolex knows that they have a wide range of ...

    View Article
  • replica watches uk

    And almost all of http://www.replicawatchesshop.co.uk Rolex watchmaking materials are ...

    View Article
  • replica watches

    Monitoring Laboratory - To http://www.replicawatchesshop.co.uk observe the effect of ...

    View Article